Ask, Me!
Pentingnya Kompetensi Konseling Bagi Dosen, Fakultas Komunikasi Dan Desain UNIBI Mengadakan Excellence Workshop “Keterampilan Dasar Konseling Untuk Pelayanan Bimbingan Dan Konseling Mahasiswa”

Bandung, 6 Februari 2023 - Fakultas Komunikasi dan Desain Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI) melaksanakan kegiatan Excellence Workshop bertajuk “Keterampilan Dasar Konseling Untuk Pelayanan dan Konseling Mahasiswa” guna meningkatkan kompetensi konseling dasar bagi dosen yang berada di Fakultas Komunikasi dan Desain UNIBI terkait perannya sebagai Dosen Wali, Dosen Pembimbing Tugas Akhir/Skripsi, dan Dosen Kerja Profesi/Kuliah Kerja Praktik.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sumber Daya, Bapak Indarta Priyana, S.T., M.M. dan disambut oleh Dekan Fakultas Komunikasi dan Desain, Bapak Diwan Setiawan, S.Ds., M.Sn. . Materi workshop disampaikan dengan sangat menarik oleh narasumber yang merupakan seorang psikolog sekaligus Dekan Fakultas Psikologi UNIBI, Ibu Evi Sri Nurhastuti, S.Psi., M.M., Psikolog, dengan peserta yaitu dosen Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) dan Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV).

Kegiatan workshop berlangsung sangat interaktif karena terdapat sesi role play yang mengharuskan para peserta bermain peran menjadi dosen dan mahasiswa. Segala aktivitas komunikasi konseling yang terjadi pada sesi tersebut mendapat feedback secara langsung dari Ibu Evi sehingga para peserta mampu memahami bagaimana cara memberikan pelayanan yang excellent kepada mahasiswa pada saat konseling ataupun bimbingan.

“Pada saat konseling berlangsung, kita harus memahami kondisi mahasiswa. Jadikan diri kita sebagai pendengar yang baik (active listeners), pahami konflik apa yang sedang dihadapi tanpa memberikan pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya interogatif, lalu arahkan mahasiswa untuk bisa mencari jalan keluarnya.” tutur Ibu Evi.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para peserta workshop saat memberikan konseling kepada mahasiswa, diantaranya: 1). Jangan hanya memberikan nasihat; 2) Jangan bertanya secara interogatif; 3) Jangan memandang persoalan orang lain selalu sama dengan diri kita; 4) Jangan memandang enteng perasaan orang lain; dan 5) Jangan membiarkan konseling terus berlangsung jika kita tidak paham persoalannya.

 

Mengapa harus kuliah di FKD?