Fakultas Komunikasi dan Desain (FKD) merupakan salah satu bagian penting dari Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI). Menelusuri sejarah FKD tak bisa dilepaskan dari perjalanan awal berdirinya UNIBI. Universitas ini lahir dari proses penggabungan dua institusi pendidikan, yaitu Politeknik Ganesha Bandung dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pelita Nusantara, sebagaimana ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 70/D/O/2007 tanggal 24 Mei 2007.
Di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Ir. Bob Foster, M.M., UNIBI hadir dengan visi besar untuk mencetak pengusaha muda (young entrepreneurs) sekaligus menjawab kebutuhan dunia kerja akan lulusan profesional yang berjiwa wirausaha di bidang teknologi, komunikasi, seni, dan psikologi. Sebagai kampus yang mengedepankan semangat entrepreneurship, UNIBI mengembangkan kurikulum yang dirancang khusus — mengintegrasikan wawasan teknologi informasi, pelatihan kewirausahaan, dan penciptaan peluang bisnis sejak dini bagi para mahasiswa.
FKD sendiri mulai berdiri pada tahun 2007 dengan nama awal Fakultas Ilmu Komunikasi. Namun, seiring berkembangnya minat masyarakat dan peningkatan kualitas akademik, terutama pada Program Studi Ilmu Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual, nama fakultas ini secara resmi berubah menjadi Fakultas Komunikasi dan Desain pada tahun 2016, melalui SK Rektor UNIBI Nomor 071/REKTOR/SK/Nama-Fakultas/XII/2016.
Perubahan nama tersebut mencerminkan semangat baru dalam menghadirkan kolaborasi lintas disiplin antara ilmu komunikasi dan desain visual — dua bidang yang kini menjadi kekuatan utama fakultas ini. Hingga saat ini, FKD UNIBI menaungi dua program studi unggulan: Ilmu Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual, yang keduanya terus berkembang seiring dengan kebutuhan industri kreatif dan digital masa kini.